Survei Persepsi Publik terhadap BAZNAS di Masa Pandemi COVID-19

Oleh: Kajian Strategis 16/07/2020

Di masa terberat pandemi COVID-19 ini, peran lembaga zakat menjadi sangat krusial. Penyaluran bantuan langsung tunai yang berasal dari zakat, infak dan sedekah, baik yang berasal dari unit-unit pengumpul zakat maupun dari masyarakat dapat membantu mereka yang kesusahan. Khusus untuk zakat yang ditunaikan, penyalurannya dapat difokuskan kepada orang miskin yang terdampak COVID-19 secara langsung, sebagai salah satu yang berhak menerimanya (mustahik) (Azwar, 2020).

BAZNAS dan LAZ di Indonesia telah melakukan serangkaian aksi dalam membantu Pemerintah menangani pandemi COVID-19. Dalam menangani COVID-19, BAZNAS menyusun 6 (enam) klaster dan sasaran mustahik, diantaranya ialah klaster tenaga pendidik dan dakwah, klaster UMK (usaha mikro dan kecil), klaster buruh informal, klaster buruh formal, klaster korban PHK dan pengangguran, dan klaster lain-lain (Puskas BAZNAS RI, 2020).

Terkait dengan program yang telah dilakukannya tersebut, BAZNAS merasa perlu untuk melakukan survei persepsi masyarakat. Tujuan survei persepsi masyarakat terhadap BAZNAS dalam penanganan pandemi COVID-19 ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kesadaran dan respon masyarakat terhadap program-program kegiatan yang telah dilakukan BAZNAS selama pandemi COVID-19.

Hasil kajian menemukan bahwa masyarakat memiliki persepsi yang sangat baik bahwa BAZNAS telah melakukan upaya kongkrit dalam penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia. Kinerja BAZNAS secara umum dalam penanganan dampak pandemi COVID-19 mendapat penilaian “sangat memuaskan” dari masyarakat. Penilaian tinggi dari masyarakat terutama diberikan terhadap keaktifan BAZNAS dalam membantu masyarakat dengan menjadikan BAZNAS sebagai tempat penyaluran bantuan yang terpercaya didukung dengan upaya kampanye melalui media sosial sehingga mendorong masyarakat mau berdonasi. Selain itu, BAZNAS juga dinilai dapat menjaga amanah dalam menyalurkan dananya dengan tetap berpegang pada aturan yang ada dan prinsip-prinsip Syariat Islam. Artinya tidak ada pihak-pihak atau kepentingan lain yang mempengaruhi atau memanfaatkan BAZNAS dalam penyaluran dananya kecuali aturan aturan yang telah diatur dalam syariat Islam untuk pemanfaatan dana ZIS.

 

Rep: Puskas BAZNAS