Kolaborasi BAZNAS dan IKALUIN Gelar Vaksinasi Covid-19 di UIN Jakarta

Oleh: kategori lain 23/08/2021

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berkolaborasi dengan Ikatan Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (IKALUIN) menggelar vaksinasi Covid-19, di Gedung Student Centre UIN Jakarta, Sabtu (21/8). Vaksinasi diperuntukkan bagi 1.000 peserta yang merupakan keluarga besar alumni dan civitas akademik UIN Jakarta, dengan mengusung tema 'Bersama Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Sukseskan Vaksinasi Jakarta'. Aksi ini merupakan upaya nyata IKALUIN dan BAZNAS dalam membantu peran pemerintah menanggulangi pandemi Covid-19.

Kolaborasi BAZNAS dan IKALUIN ini disambut antusias mahasiswa dan masyarakat. Dengan tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan, mereka antre dengan tertib menjalani vaksinasi.

Pimpinan BAZNAS RI yang juga Sekretaris Jenderal IKALUIN, Rizaludin Kurniawan, menyebut acara ini merupakan aksi nyata untuk membantu Indonesia dalam keluar dari pandemi Covid-19. Menurutnya, pandemi yang telah melanda sejak 2020 lalu, membuat berbagai sektor kehidupan sangat terpukul.

"Tujuan dari program vaksinasi IKALUIN ini untuk membantu program pemerintah dengan target vaksinasi sebanyak-banyaknya. Untuk itu, kami mengajak seluruh komponen masyarakat agar ikut berpartisipasi dalam vaksinasi nasional agar tercipta herd immunity. Program vaksinasi ini aman dan halal," katanya.

Pimpinan BAZNAS RI, Saidah Sakwan M.A, yang turut hadir dalam acara itu menyampaikan acara ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam mempercepat vaksinasi di Indonesia. Selain itu, Saidah melanjutkan, BAZNAS juga menginisiasi program Kita Jaga Kyai untuk turut menjaga kesehatan para kyai dan santri di masa pandemi, salah satunya yang dilakukan di UIN Jakarta.

"BAZNAS akan mensupport maksimal vaksinasi secara nasional. Kita support ini dalam konteks Kita Jaga Kyai. Karena UIN ini kan menjadi basisnya kyai di Indonesia. Jadi kita supportnya mendukung pendanaan operasional. Dengan kita support, saya kira target Pemerintah untuk memaksimalkan satu hari satu juta vaksin ini akan terlaksana," kata Saidah.

Program Kita Jaga Kyai diharapkan dapat mempercepat capaian vaksinasi secara nasional dan melindungi para kyai serta warga di lingkungan pondok pesantren agar lebih sehat dan kuat di masa pandemi serta tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

Program Kita Jaga Kyai pertama kali diluncurkan BAZNAS pada 2 Agustus 2021, sebagai upaya membantu pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19, khususnya di lingkungan pondok pesantren. Banyaknya ulama yang wafat akibat terpapar Covid-19 menjadi salah satu pendorong diluncurkannya program Kita Jaga Kyai, yang terdiri dari dukungan vaksinasi, paket imunitas, paket higienitas, medical check-up, dan dukungan isoman. Berbagai dukungan ini akan diberikan kepada seluruh elemen di pondok pesantren, seperti santri/santriwati dan pengurus ponpes guna mendukung kesehatan para kyai di tengah pandemi.

Selain program Kita Jaga Kyai, selama ini BAZNAS juga telah berperan dan berkontribusi aktif dalam upaya penanggulangan Covid-19 di Indonesia melalui berbagai program darurat dan program recovery dalam membantu sisi perekonomian masyarakat yang terdampak.

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (IKALUIN), TB Ace Hasan Syadzily mengatakan acara ini merupakan bentuk upaya bersama dalam menciptakan kekebalan komunitas di masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Ini adalah pelaksanaan vaksinasi yang kedua. Vaksinasi di kampus Islam untuk menegaskan bahwa vaksin itu aman dan halal. Karena UIN adalah perguruan tinggi Islam, jadi ini adalah syiar UIN untuk vaksinasi," kata Ace.

"Kami mendorong tempat vaksinasi itu bukan tempat-tempat kesehatan saja. Kita harapkan tempat-tempat keramaian seperti pasar dan rumah ibadah juga bisa dijadikan tempat vaksinasi. Dan tentu dengan didampingi para tenaga kesehatan," katanya lagi.

kata Ace, vaksinasi di tempat-tempat ibadah, membuka ruang pemerintah lebih proaktif dalam memberikan kesempatan dan akses kesehatan seluas-luasnya bagi warga agar dapat divaksin.